OtoHub.co - Perjalanan darat menjadi sarana yang paling diminati oleh masyarakat Indonesia saat akan mudik Lebaran.
Mengkutip data dari PT Jasa Marga (Persero) Tbk memprediksi puncak arus mudik Lebaran tahun ini untuk kendaraan yang keluar dari Jakarta pada tanggal 28 Maret 2025.
Jumlah roda yang berputar diperkirakan mencapai 232.401 kendaraan, atau mengalami peningkatan hingga 50 persen bila dibandingan saat lalu lintas dalam keadaan normal.
Bisa dibayangkan eforia perjalanan mudik menggunakan mobil nanti akan penuh kegembiraan.
Sedangkan untuk jalur yang akan digunakan adalah jalan tol trans Jawa, jalur nasional utara, tengah dan selatan.
"Mobil bila dirawat sesuai dengan buku manual bengkel resmi. Tentu kondisi mobil akan selalu prima", buka Agung Pariyana, Service Manager, Mazda Bintaro sektor 7, Tangsel.
Tetapi ada baiknya mempersiapkan dengan teliti mobil sebelum dibawa jarak jauh.
Apalagi bila saat mudik nanti mobil membludak, bisa jadi saat perjalanan akan terjadi kemacetan.
Nggak asyik dong saat perjalanan karena kurang pengecekan mobil jadi bermasalah.
Nah.. sebelum barang-barang dimasukan kedalam mobil ada baiknya, mobil dicuci dahulu baru dilakukan pengecekan.
Berikut beberapa komponen atau bagian mobil yang wajib diperiksa!
Oli mesin
Fungsi utama oli mesin adalah sebagai pelumas yang melindungi mesin dari gesekan antar komponen. Khusus mobil yang jarang dipakai.

Ganti oli bila diperlukan ya gaes agar aman
"Saat oli hanya diam di dalam mesin akan ada resiko terkontaminasi dengan uap air yang dibawa oleh udara. Dalam jangka panjang bisa menimbulkan karatdi ruang mesin. Oleh sebab itu segera ganti oli mesin mobil Anda untuk persiapan mudik," beber, Agung.
Masih kata Agung, "Saat terjadi kemacetan yang mengakibatkan mobil stop and go dalam mobilitas sehari-hari. Tentu kinerja oli akan lebih berat dan cepat panas."
Sehingga katanya, "Performanya juga akan berkurang dan tidak akan optimal. Lantaran sifat kimia oli mesin akan berubah seiring waktu," lanjut Agung.
"Apalagi mobil akan digunakan untuk mudik Sebaiknya oli segera diganti agar kondisi mesin lebih fresh," wanti Agung.
Rem
Perhatikan ketinggian tabung penyimpan minyak rem. Kalau berkurang, segera tambah dengan minyak rem yang spesifikasinya sesuai rekomendasi pabrikan.

Cek ketebalan kampas rem
"Untuk kampas rem biasanya tak harus selalu diganti dengan yang baru. Cukup dibersihkan dari kotoran dan pastikan ketebalannya masih layak pakai," jelas Wahono, Service Manager Auto2000 Jati Asih, Bekasi.
"Tapi jika dirasa sudah tidak nyaman sebaiknya segera ganti yang baru. Ingat ini perjalanan jauh, bukan seperti sehari-hari saat kita bekerja," ujar Wahono mengingatkan.
Lampu
Jangan sampai lampu pada mobil sudah redup apalagi saat ingin bepergian jauh di malam hari.
Pastikan semua lampu berfungsi dengan baik.
Aki
Komponen ini juga perlu mendapat perhatian.
Karena aki berfungsi untuk menyimpan dan menyuplai daya listrik bagi komponen lain.
Jika terdapat masalah pada aki segera perbaiki pada bengkel terpercaya.

Periksa kondisi ketinggian air aki
Air Radiator
Periksa kondisi air di radiator mobil. Jika perlu kuras radioator dan ganti dengan air yang baru.
Bila perlu tambah dengan cairan pendingin radiator untuk performa yang lebih maksimal.
AC
Untuk mobil baru AC seharusnya kondisi masih aman. Tapi jangan pernah sepelekan tugas AC saat mobil dibawa mudik bersama keluarga.
"Di tengah panas terik, ternyata AC tidak dingin. Sangat tidak nyaman kan? Jadi tak salahnya untuk dicek kembali," saran Wahono.
Saat berkendara di waktu hujan, AC juga membantu menghilangkan embun di kaca depan yang bisa menggangu pandangan ke depan.

Ban yang sudah nggak layak, wajib ganti!
Ban
"Ban yang kondisinya sudah tidak layak pakai akan mengalami penurunan daya cengkram terhadap jalan. Kondisi ban seperti ini sangat berbahaya apalagi jika berkendara dalam keadaan hujan", ujar, Zulpata Zainal, On Vehicle Test Manager PT. Gajah Tunggal Tbk.
Masih kata Zulpata, "Caranya cukup mudah untuk memeriksa kelayakan sebuah ban, lihat saja apakah ada retak dalam permukaan ban."
"Atau saat kita cek tapak ban sudah melewati tread sear indicator (TWI) segera diganti. Kondisi ban seperti ini jika tetap dipaksakan perjalanan jauh bisa berpotensi mengalami pecah ban," imbuhnya.
"Nah bila kondisi ban aman, jangan lupa periksa juga tekanan angin ban sesuai rekomendasi pabrikan", tambah Zulpata.
Sedangkan untuk ban cadangan atau ban serep jangan lupa untuk dirawat dibersihkan dari kotoran.
Jangan lupa isi angin ban serep supaya siap bertugas ketika dibutuhkan.
Fisik dan Mental

Selalu fokus dalam berkendara ya gaes
Mobil sudah siap, pengemudi atau driver bagaimana?
50% pengemudi saat melakukan perjalanan mudik bisa jadi bukan pengemudi tiap hari. Pengemudi tiap hari pun belum tentu sering melakukan perjalanan jauh.
"Diprediksi 80% mobil di wilayah jabodetabek akan melalui jalur tol trans jawa. Pastikan BBM full, E-money diisi nominal sesuai jarak tempuh, patuhi rambu-rambu lalu lintas, jaga emosi saat berkendara dan hati-hati saat melalui jalur tol yang baru," beber Agung.
"Ini penting! setelah perjalanan 4-5 jam sebaiknya melipir di rest area, untuk istirahat baik bagi pengemudi dan mobil. Menjaga eforia kegembiraan saat mudik harus dikontrol, fisik dan mental pengemudi terjaga tentu akan badan selalu fresh. Dan mobil juga akan selalu fit walau diajak perlajanan jauh," tegas Agung.