Review Yosi SetyoYosi Setyo Senin, 03 Maret 2025 13:17:00

Hati-hati, Aquaplaning Sangat Berbahaya, Begini Cara Antisipasinya

Hati-hati, Aquaplaning Sangat Berbahaya, Begini Cara Antisipasinya
Yosi Setyo/OtoHub

Waspada berkendara saat hujan deras

OtoHub.co - Beberapa hari ini intensitas hujan cukup deras. Bisa datang secara tiba-tiba baik pada siang hari maupun malam hari.

Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan bahwa akhir musim hujan akan berlangsung hingga Maret atau April 2025 karena dipengaruhi fenomena La Nia lemah, yang meningkatkan curah hujan di sejumlah wilayah.

Nah tentu berkendara saat musim hujan, perlu kewaspadaan lebih sebab permukaan jalan yang basah dan licin rentan terjadi kecelakaan.

Salah satu penyebabnya adalah karena aquaplaning terutama di jalan tol dengan kecepatan tinggi atau menggunakan ban yang sudah aus.

Apa sebenarnya aquaplaning dan kenapa berbahaya?

Pengertian aquaplanning adalah kondisi ban mobil yang kehilangan traksi pada permukaan jalan saat melibas genangan air.

Hal ini berbahaya karena bisa menyebabkan mobil selip hingga tergelincir terutama di jalan bebas hambatan yang sering dilalui dengan kecepatan cukup tinggi.

National Sales Manager PCR (Passenger Car Radial) PT. Hankook Tire Sales Indonesia, Apriyanto Yuwono, menjelaskan ada 2 faktor yang menyebabkan terjadinya aquaplaning.

"Faktor pertama, mengemudi dengan kecepatan yang sangat tinggi dalam kondisi jalan basah, biasanya terjadi antara kecepatan 72 - 93 km/jam. Faktor yang kedua adalah tapak ban yang sudah tidak prima lagi atau kembangannya mulai tipis," ujar Apriyanto.

Yosi Setyo/OtoHub

Cek kondisi tapak ban

Ketika ada genangan di jalan memang di kecepatan rendah gejala aquaplaning tidak terlalu membahayakan karena mobil masih bisa dikontrol.

Berbeda saat melibas genangan di kecepatan tinggi, mobil akan langsung kehilangan grip karena tapak ban yang seharusnya bergesekan dengan permukaan jalan terhalang air.

Saat mobil dipacu kencang dan menerabas genangan air, maka akan membuat mobil terangkat seperti melayang lurus ke depan dan mobil jadi tidak bisa dikendalikan.

Baca Juga:

Siapa Takut, Mengendarai Mobil Listrik Saat Hujan Deras, Ini Tips Amannya

"Sederhananya bisa diasumsikan sama seperti sedang menaiki perahu cepat, di mana saat kecepatan ditambah maka kapal akan terasa terbang melayang di atas air. Prinsip mobil menerabas genangan air hingga terjadi aquaplaning kurang lebih seperti itu," jelas, Wahono, Service Manager Auto2000 Jati Asih, Bekasi.

CARA MENGHADAPI AQUAPLANNING

Lantas bagaimana cara berkendara jika berhadapan dengan aquaplanning?

Jangan panik adalah hal pertama yang harus Anda tanamkan.

Karena jika Anda panik maka akan langsung menginjak rem dan mengubah posisi setir, padahal ini justru berbahaya.

Usahakan juga untuk tidak melakukan manuver mendadak, apalagi dengan sudut belok tajam.

Ban bisa kehilangan traksi seketika karena manuver itu dan mobil meluncur seperti di atas lapisan es.

Karena mobil dalam kondisi melayang maka menginjak pedal rem juga tidak akan membuat mobil berhenti.

Sebaiknya hindari menekan pedal rem atau pedal gas secara spontan. Memang, banyak mobil sudah menggunakan fitur ABS.

Tapi fitur ini efektif untuk mencegah potensi ban kehilangan traksi dan tidak punya faedah kalau mobil sudah terlanjur tergelincir.

Nah pengereman mendadak tersebut justru membuat ban mobil semakin kehilangan daya cengkeram.

Yosi Setyo/OtoHub

Jangan panik saat terjadi Aquaplaning

Ikuti arah kemudi sesuai dengan pergerakan mobil, sampai ban mendapatkan cengekeramannya lagi sembari Anda melepas pedal gas sehingga kecepatan mobil berkurang secara bertahap dengan melakukan pengereman perlahan.

Biasanya secara alami Anda bisa merasakan perbedaan kemudi yang hampa lantaran ban tidak menapak dan saat traksi ban kembali pulih.

Bila gigitan ban mulai terasa kembali, cobalah untuk menginjak pedal gas secara perlahan.

Nah agar tetap aman selama berkendara saat musim hujan tips tambahan yaitu sebaiknya kurangi kecepatan terlebih di jalan tol.

Lalu jangan lupa cek kondisi ban mobil Anda, jika sudah tipis sangat berbahaya karena bisa menjadi penyebab terjadinya aquaplaning.

Sebab ban tipis, membuat alur ban sudah tidak ada, yang berakibat ban tidak bisa memecah genangan air dengan baik.

Pastikan juga tekanan angin ban mobil sesuai standar.

"Ban Hankook Ventus Prime 4 dirancang untuk memberikan performa optimal di jalan basah. Ban ini dilengkapi dengan teknologi drainase canggih yang memungkinkan air terbuang secara efisien melalui alur melintang, mengurangi risiko aquaplaning," tutup Apriyanto Yuwono.

Related Article

Related Category