OtoHub.co - Momentum Mudik Lebaran 2025 menjadi saat yang tepat untuk menguji kenyamanan dan performa mobil baru. OtoHub gelar program DriVacation 2025, yang menguji 10 mobil berbagai merek dan tipe.
Salah satunya adalah Haval Jolion HEV. SUV hybrid ini menarik perhatian karena menjadi compact SUV pertama dari GWM (Great Wall Motors) dengan sub brand Haval Jolion yang telah dirakit sepenuhnya di Indonesia.
Sejak tiba di kampung halaman, mobil ini langsung jadi bahan pembicaraan. Jolion yang diartikan dalam bahasa mandarin "cinta pertama" langsung membuat saudara di kampung auto kepo.
"Mobil apa ini? Kok keren. Mobil Cina ya? Harga berapa? Hybrid beneran irit?" begitu pertanyaan yang datang bertubi-tubi dari saudara dan tetangga di kampung halaman.
Bukan tanpa alasan, desain Haval Jolion HEV memang identik dengan grill besar, lampu LED tajam, dan kesan futuristik yang membuatnya tampak beda dari SUV lainnya.
Alhasil, mudik tahun ini bukan hanya tentang perjalanan ke kampung halaman, tapi juga tentang Haval Jolion HEV yang jadi bintang di garasi keluarga.

Mudik tahun ini bukan hanya tentang perjalanan ke kampung halaman, tapi juga soal Haval Jolion HEV yang jadi bintang di garasi keluarga
Ok buat pembuka, kita tengok dulu tampilan luar Haval Jolion HEV yang menawarkan desain yang kokoh dan khas.
Bagian depan mengusung lampu triple projector yang menyatu dengan gril besar, menciptakan kesan garang seperti taring singa.
Aksen kental sekaligus penguat identitas juga ditonjolkan melalui Logo Haval yang cukup besar di tengah gril, menambah aura premium di bagian fascia depan.
Meskipun varian yang kami jajal untuk mudik Lebaran 2025 belum dilengkapi dengan fitur ADAS.
Namun, fitur keselamatan pasif tetap diperhatikan dengan adanya enam airbag, ABS, EBD, traction control, dan hill start assist.
Perkara dimensi terbilang cukup bongsor dengan panjang bodi 4.472 mm, menjadikannya lebih lapang dibanding rival seperti Honda HR-V, dan masuk ke kelas yang sama dengan Toyota Corolla Cross serta Mazda CX-30.
Beralih ke bagian belakang, desainnya senada dengan bagian depan. Yaitu dibekali lampu LED berbentuk taring dengan dominasi stoplamp memanjang memberikan kesan sporty.
Kemudian logo GWM dan emblem besar Haval semakin memperkuat identitasnya.
Tak ketinggalan, badge HEV di belakang menunjukkan bahwa ini adalah varian hybrid.
Untuk menambah kesan mewah, bagian buritan dilengkapi dengan diffuser, antena shark fin, serta spoiler belakang.

Tongkrongan belakang Haval Jolion HEV
SUV ini menggunakan pelek dual-tone 18 inci dengan ban Kumho Solus berukuran 225/55-R18.
Ban lebar tersebut dipadukan corak solid sewarna bodi, tanpa adanya aksen plastik hitam di fender yang biasa ditemui pada SUV lain.
Langkah strategis dari GWM dalam meluncurkan Haval Jolion HEV diharapkan mampu bersaing di pasar otomotif Tanah Air dengan harga yang lebih kompetitif, yakni Rp 405 juta OTR Jakarta.
Oiya sebetulnya Haval Jolion HEV punya varian baru, yakni Jolion Ultra HEV yang dilengkapi perangkat keselamatan aktif alias ADAS (Advanced Driver Assistance System) yang dibanderol Rp 418 juta.
Dilanjut, kita kupas interior serta fitur-fiturnya. Lalu soal performa dan efisiensi bahan bakar saat perjalanan mudik.
Apakah SUV ini setimpal dalam mengakomodir kebutuhan dalam sebuah kendaraan keluarga?
Bersambung.