Otohub.co - Lebaran hari ketiga, saya dan keluarga berkesempatan untuk liburan ke pantai Carita, Banten, tentunya dengan mengendarai Chery Omoda 5 GT AWD.
Berangkat pukul 10.00 WIB dari Tomang, Jakarta Barat menelusuri jalan tol Jakarta-Merak yang cukup lenggang hingga keluar pintu tol Cilegon Timur.
Setelah itu saya melewati Jalan Lintas Selatan Cilegon menuju kawasan pantai Anyer, namun terjadi kemacetan panjang di simpang Jalan Lintas Selatan ke arah Jalan Brigjen Katamso hingga jalan Raya Anyer.
Kemacetan terjadi disebabkan oleh tingginya volume kendaraan wisatawan yang keluar masuk kawasan pantai Anyer.
Dari pertigaan simpang JLS, saya diarahkan Google Maps untuk melewati jalan kampung tepatnya masuk lewat jalan Chandra Asri Raya di belakang kawasan pabrik yang ternyata jalan yang saya lewati merupakan jalan off-road.

Jalan alternatif berupa trek offroad menuju kawasan pantai Anyer yang berada di belakang kawasan pabrik
Untungnya Chery Omoda 5 GT AWD memiliki mode Off-road yang diklaim mampu melewati trek off-road. Namun benar saja, Chery Omoda 5 GT AWD tidak merasa kesulitan sama sekali melewati trek yang relatif panjang ini.
Tidak hanya offroad, namun juga terdapat jalan yang menanjak dan saya sangat mudah melewatinya.
Kemacetan juga terjadi di jalan alternatif menuju kawasan pantai Anyer
Selain mode Offroad, Chery Omoda 5 GT AWD memiliki total 6 mode berkendara, yang diantaranya adalah Eco, Normal, Sport, Offroad, Snow dan Mud.
Mode ECO dapat digunakan untuk memaksimalkan efisiensi bahan bakar sekaligus mendukung gaya berkendara yang ramah lingkungan.
Lalu untuk mode NORMAL, merupakan setelan yang memberikan pengalaman berkendara yang nyaman dan efisien untuk berkendara harian.
Ada 6 mode berkendara Chery Omoda 5 GT AWD
Lantas ada mode SPORT, untuk menghadirkan akselerasi dan respon yang lebih agresif dan tajam.
Selanjutnya ada mode MUD, yang diklaim dapat digunakan pengemudi agar percaya diri pada saat melewati rute menantang dan berlumpur.
Ada juga mode SNOW, yang walaupun berarti jalanan bersalju, Chery klaim kalau mode ini dapat digunakan menghadapi permukaan jalan yang basah dan licin, dengan memberikan traksi lebih pada putaran roda.
Lanjut ke perjalanan, ternyata Google Maps mengarahkan saya melewati jalan-jalan kecil di sekitaran Anyer dan ternyata juga sama macetnya. Hingga keluar kembali ke Jalan Raya Anyer, kemacetan belum juga terhindarkan.

Kemacetan terjadi di Jalan Raya Anyer
Selain itu, beberapa jalur alternatif disiapkan oleh pihak kepolisian guna mengurangi kepadatan lalu lintas menuju kawasan pantai Anyer.
Pengendara yang melewati simpang tiga Cilegon dapat memilih jalur alternatif melalui simpang tiga arah Mancak yang terhubung langsung ke Anyer. Polisi juga telah menempatkan petugas di lokasi untuk mengarahkan kendaraan.
Sementara itu, di jalur Palima-Cinangka diberlakukan sistem satu arah pendek guna memastikan kelancaran arus kendaraan yang datang maupun kembali dari kawasan wisata.

Kemacetan di Jalan Raya Anyer
Sedikit informasi, bagi teman-teman yang melewati jalan alternatif, sediakan uang receh karena banyak pemuda yang mengatur flow jalan dan meminta uang receh.
Setelah kurang lebih 6 jam melakukan perjalanan dari Tomang akhirnya saya sampai ke penginapan di kawasan pantai Carita.

Perjalanan sampai di sebuah resort kawasan pantai Carita
Hingga berita ini ditulis (3/4/2025), kemacetan masih terlihat mengular dari simpang Jalan Lintas Selatan menuju kawasan pantai Anyer.
Buat teman-teman yang berniat untuk berlibur ke pantai Anyer, lebih baik membawa perbekalan makanan yang cukup dan tenaga yang mumpuni untuk menghadapi kemacetan.